UMAT MEMERLUKAN AKSI, BUKAN TEORI!!!

 

Sejak jatuhnya Daulah Turki Usmani pada awal abad ke-20, umat islam selalu terjatuh dan terjatuh. Umat terjatuh ke dalam era kegelapan, di mana sebagian besar negara muslim jatuh miskin serta di perangi dan di tindas.

 

Melihat itu semua, pemikir-pemikir islam pada saat itu dan bahkan sampai sekarang, mencoba membuat sebuah konsep tentang kebangkitan umat. Konsep itu berkembang dengan wacana izzatul Islam wal muslimin.

 

Semua daya dan upaya di aktualisasikan untuk mendukung konsep itu. Namun sayangnya, itu semua baru sebatas wacana dalam tataran teoritis dan berlanjut kepada wacana praktis.

 

Umat Islam di Indonesia adalah yang terbanyak di dunia. Konseptor – konseptor ulung pun bertumbuhan. Namun yang namanya konseptor hanya bisa membuat konsep. Sedangkan aplikasinya…..

 

Umat Islam kaya akan konsep, namun sangat miskin akan praktek atau aksi sebagai wujud eksistensi dari konsep yang ada.

One response to “UMAT MEMERLUKAN AKSI, BUKAN TEORI!!!

  1. tadi siang saya baca sebuah artikel dalam majalah swa..kira-kira ceritanya bgini..:

    Ada sebuah kampung yang di datangi oleh seorang ahli bijak, ketika pertama bertemu sang ahli bijak berceramah di masjid. karena ia seorang ahli bijak tentu sangat banyak orang yang terpukau dengan kata-katanya.. Kemudian keesokan harinya lagi sang ahli bijak kembali berceramah di masjid. Namun ceramahnya kali ini masih sama dengan hai kemaren..dan kejadian seperti ini terus berulang sampai beberapa hari. Karena sudah merasa bosan, orang kampung lalu protes pada sang ahli bijak..”kenapa kamu ceramahnya masih itu-itu saja, apa tidak ada yang lain,,kami sudah bosan mendengarnya..?”

    Lalu sang ahli bijak menjawab:
    “saya belum menemukan perubahan di kampung ini dengan perkataan saya saat berceramah, maka dari pada mubazir lebih baik saya tetap mengatakan hal yang sama sampai apa yang saya katakan terlaksana”

    Jadi dari cerita diatas..ada istilah ilmu yang mubazir..yaitu ilmu yang menarik,memukau, masuk akal namun realisasinya di lapangan tidak ada..seperti itu jugalah konsep yang dimiliki ummat Isl;am hari ini. Kebanyakan konsep yang kita miliki mubazir, karena tak da realisasinya..

    saya sepakat…cumasekarang kita tentu tidak ingin membiarkan konsep ini mubazir..kebingungann yang sulit dijawab banyak orang adalah mau dimulai dari mana..?

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s