MEMBUMIKAN EKONOMI ISLAM

Di dalam sebuah gerakan, sudah pasti ada yang akan di dapatkan dan ada yang akan dituju. Hal di atas dalam sebuah organisasi di sebut dengan Visi dan Misi. Di mana visi adalah sesuatu yang akan di raih dan misi adalah cara/ langkah untuk mencapai visi.

 

Membumikan ekonomi Islam bukanlah sebuah hal yang mudah dan juga bukan sebuah wacana yang sulit untuk di kembangkan. Semuanya tergantung pada tekad dari masing – masing organisasi untuk itu.

 

Ekonomi Islam adalah sebuah ilmu dan juga sebuah sistem yang terancang dengan baik. Namun, untuk membumikannya perlu langkah yang berani dan menantang. Ormas sangat di tuntut untuk dapat berani dalam mengambil keputusan.

 

Generasi muda adalah generasi yang baru. Yang akan menggantikan peranan dari generasi tua. Generasi muda sangat energik, namun terkadang terbuang dan terbelakang lantaran arogansi kamu tua. Namun, untuk membumikan ekonomi Islam, kaum tua tidak dapat bicara terlalu banyak. Pasalnya, mereka tidak akan hidup selamanya. Selain itu, perlu adanya generasi – generasi yang akan memahami sistem ekonomi Islam, dan generasi itu adalah generasi muda. Jika generasi muda terus terabaikan, maka ekonomi Islam tidak akan pernah membumi.

 

Sistem dalam membumikan ekonomi Islam adalah sebuah sistem yang akan menempuh jalur pendidikan, baik formal, informal maupun non formal. Pendidikan formal dapat di lakukan dengan cara memasukkan mata pelajaran Ekonomi Islam pada pelajaran SMA atau SMP. Karena dari faktor psikis, mereka yang masih duduk di SMA dan SMP belum terpengaruh oleh sistem ekonomi kapitalis, apalagi sosialis komunis.

Sedangkan jika kita menempuh jalur pendidikan informal atau nonformal, maka yang akan dilakukan adalah pelatihan – pelatihan yang di ikuti oleh mereka yang di katakan dengan pelajar. Pelatihan yang di lakukan bisa bersifat teoritis maupun praktis. Namun untuk efisiennya, lebih baik pelatihan yang diadakan bersifat teoritis, mengingat bahwa mereka (pelajar) masih belum cukup mampu untuk mengaplikasikan semua aplikasi perbankan yang ada. Kalaupun bisa, itu hanya sebagian kecil, sisanya…..

 

Untuk langkah ini, maka perlu adanya dukungan pemerintah. Tanpa dukungan pemerintah, maka semua akan sia – sia. Hal ini dikarenakan pemerintah mempunyai wewenang penuh terhadap penentuan sistem pendidikan yang akan di terapkan.

 

Peran pemerintah saja tidak cukup, jika semua ormas yang ada tidak mau bekerjasama dengan baik. Untuk itu, perlu adanya kerjasama antara ormas yang instens dalam pergerakan ekonomi Islam dengan pemerintah dan juga dengan ormas – ormas lainnya yang memiliki massa pelajar, seperti Pelajar Islam Indonesia (PII), Ikatan Pelajar Nahdhatul Ulama (IPNU) dan lain sebagainya.

 

Intinya, untuk membumikan Ekonomi Islam, perlu perhatian yang ekstra dari semua lembaga yang terkait. Tidak saja ormas, tetapi juga lembaga keuangan syariah, asuransi syariah, BMT dan lain sebagainya yang menyatakan diri mereka berbasis ekonomi Islam.

 

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s